22687748_1915234661928834_5074404536706749538_n

Mahasiswa AS Selangkah Lagi Menjadi Hakim Pengadilan Agama

Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Nurul Jadid (UNUJA) turut berbangga atas lolosnya mahasiswa Ahwal Asy-Syakhsiyyah  (AS) dalam tes seleksi Calon Hakim (Cakim) Pengadilan Agama. Dari sekian lulusan Prodi AS yang mengikuti tes Cakim tahun ini, mayoritas gagal di Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan hanya satu yang lolos Selekesi Kompetensi Bidang (SKB).

Pengumuman lolosnya salah satu mahasiswa Prodi Ahwal Asy-Syakhsiyyah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Nurul Jadid berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2017 dan Nomor 22 Tahun 2017, serta surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor K26-30/V109-1/22 tanggal 26 September 2017 tentang Penyampaian Hasil SKD CPNS Calon Hakim Mahkamah Agung RI Tahun 2017.

Hasanuddin menjadi satu-satunya lulusan AS yang lolos pada tahap SKD dan SKB dari 1.684 peserta lain yang lolos seleksi. “Pada tahapan SKB, saya harus melalui tahapan Tes Kompetensi Bidang Hukum menggunakan CAT, Psikotes, dan Wawancara selama tiga hari.”Ungkapnya.

“Pada saat wawancara, saya dites langsung oleh dosen akademisi salah satu perguruan tinggi Negeri di Surabaya dan disuruh membaca kitab Bidayatul Mujathid dan alhamdulillah saya bisa melaluinya.” Kenangnya.

Sampai berita ini diturunkan, Hasanuddin menyiapkan berkas-berkas untuk menjalani masa pendidikan sebelum resmi diangkat menjadi hakim. Mereka akan mengikuti pendidikan hakim selama 2 tahun. nantinya para calon hakim itu akan dilantik dan berdinas di lokasi sesuai penugasan Mahkamah Agung.

Bapak Syamsuri Hasan, M.HI, selaku Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam mengaku bangga atas prestasi yang baru diraih oleh salah satu mahasiswanya. Beliau mengungkapkan bahwa ini adalah salah satu bukti bahwa lulusan perguruan tinggi di pesantren mempunyai nilai lebih karena di samping menguasai teori tentang Hukum Acara Perdata, mereka juga dibekali dengan kemampuan membaca kitab kuning.

Beliau juga berharap agar mahasiswa yang pernah mengikuti praktikum Peradilan Agama sebanyak dua kali ini untuk terus belajar dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama kuliah di AS.

<FSEI.MI.7>

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *